Produksi dalam jumlah kecil berkaitan erat dengan model tangan, yang merupakan prasyarat untuk pemesinan presisi. Pemesinan presisi dibuat berdasarkan model tangan. Pemesinan presisi sebagian besar dapat memenuhi kebutuhan penyesuaian produk yang lebih personal. Singkatnya, pemesinan presisi sangat penting untuk membuat komponen utama dalam banyak aplikasi yang menuntut.
Bagian akhir yang dihasilkan melalui pemesinan jauh lebih presisi dibandingkan dengan bagian akhir yang dihasilkan melalui manufaktur CNC standar. Ini adalah solusi terbaik untuk memenuhi persyaratan proyek yang ketat, seperti toleransi yang ketat: dengan peralatan yang tepat, pemesinan presisi dapat menghasilkan komponen dengan toleransi kurang dari ±0,0001 inci. Pengulangan: Pemesinan presisi yang berhasil berarti bahwa suku cadang harus dapat dikerjakan berulang kali dengan toleransi ketat yang sama. Volume: Praktik pemesinan presisi dapat memenuhi hampir semua kebutuhan volume, mulai dari prototipe hingga produksi skala besar dan proyek turnkey.
Dapat digunakan untuk pemesinan presisi berbagai bahan mentah seperti plastik, keramik, logam, material komposit, baja, perunggu, grafit, dan kaca. Berbagai peralatan tersedia untuk pemotongan presisi dan penghilangan bahan mentah secara rumit. Alat-alat ini berbeda-beda tergantung bahan bakunya. Perkakas yang umum digunakan antara lain mesin milling, mesin bubut, mesin pelepasan listrik (disebut juga EDM), mesin gergaji, dan mesin gerinda. Peralatan manufaktur yang lebih umum adalah mesin berat yang dikendalikan komputer, yang digunakan untuk menghilangkan bahan dasar dan membentuk bagian-bagian halus. Dalam beberapa kasus, robot berkecepatan tinggi dan proses fotokimia bahkan dapat digunakan untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan.
